1. Lakukan update repository dan install devscripts
      apt-get update
      apt-get install devscripts -y
    2. Download Squid installer lalu lakukan configure dan install, disini saya menggunakan squid versi 3.5.12, anda bisa lihat Disini untuk versi yang lain.
      wget http://www.squid-cache.org/Versions/v3/3.5/squid-3.5.12.tar.gz
      tar zxvf squid-3.5.12.tar.gz
      cd squid-3.5.12
      ./configure --prefix=/usr --bindir=/usr/bin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid --sysconfdir=/etc/squid --localstatedir=/var --libdir=/usr/lib --with-default-user=proxy --with-logdir=/var/log/squid --with-pidfile=/var/run/squid.pid
      sudo make && make install
    3. Sampai disini langkah pertama selesai, jika saat Instalasi tidak terjadi error maka dipastikan squid anda sudah terinstall dengan benar. Untuk cek squid versi yang terinstall anda bisa melakukan perintah berikut pada putty:
      squid -v
    4. Masukan Script di bawah ini pada file “squid.conf” yang ada di directory “/etc/squid/squid.conf”, namun sebelum anda masukan terlebih dulu anda edit baris yang sudah saya kasih komentar. Copy script di bawah ini lalu pastekan ke dalam notepad++ terlebih dulu dan edit yang sudah saya kasih komentar, lalu buka file squid.conf yang ada di “/etc/squid/squid.conf” menggunakan “winscp” lalu hapus isinya kemudian masukan script yang ada di notepad++ , kemudian simpan. Warning!! jangan sampai salah ketika anda edit dan memasukan “squid.conf” salah sedikit dapat mengakibatkan squid tidak bisa berjalan.
      acl localnet src 10.0.0.0/8 # RFC1918 possible internal network
      acl localnet src 172.16.0.0/12 # RFC1918 possible internal network
      acl localnet src 192.168.0.0/16 # RFC1918 possible internal network
      acl localnet src fc00::/7 # RFC 4193 local private network range
      acl localnet src fe80::/10 # RFC 4291 link-local (directly plugged) machines
      acl SSL_ports port 443
      acl Safe_ports port 80 # http
      acl Safe_ports port 21 # ftp
      acl Safe_ports port 443 # https
      acl Safe_ports port 70 # gopher
      acl Safe_ports port 210 # wais
      acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
      acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
      acl Safe_ports port 488 # gss-http
      acl Safe_ports port 591 # filemaker
      acl Safe_ports port 777 # multiling http
      acl CONNECT method CONNECT
      http_access deny !Safe_ports
      http_access deny CONNECT !SSL_ports
      http_access allow localhost manager
      http_access deny manager
      http_access allow localnet
      http_access allow localhost
      http_access deny all
      http_port 3128
      # BAGIAN YANG PERLU DI SESUAIKAN
      # DISINI SAYA MENGGUNAKAN PARTISI /cache untuk cache_dir, jika nama partisi anda berbeda silahkan sesuaikan
      # UNTUK UKURAN cache_dir sesuaikan juga, disini yang mencontohkan 100gb,
      cache_dir aufs /cache 100000 100 256
      refresh_pattern ^ftp: 1440 20% 10080
      refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440
      refresh_pattern -i (/cgi-bin/|\?) 0 0% 0
      refresh_pattern . 0 20% 4320
      # END
    5. Agar Squid Berjalan secara otomatis ketika komputer ubuntu-server di restart, maka kita butuh scrip untuk menjalankan proses tersebut. Pertama yang kita lakukan adalah membuat file bernama “squid” dan menyimpannya pada directory “/etc/init.d/”. berikut cara membuatnya dan lakukan perintahnya dengan putty
      touch /etc/init.d/squid

      Sekarang buka file tersebut menggukan winscp yang ada di directory “/etc/init.d/squid” lalu copy script di bawah ini kemudian masukan scriptnya pada file tersebut.

    6. Lakukan perintah di bawah ini menggunakan putty, bertujuan agar file “squid” yang tadi kita buat bisa di proses secara default:
      chmod 755 /etc/init.d/squid
      update-rc.d squid defaults
    7. Sampai disini untuk langkah yang kedua selesai, tinggal ke langkah berikutnya
    8. Beri Permision pada beberapa file:
      chown -R proxy:proxy /var/log/squid
      chown -R proxy:proxy /cache
      chmod 777 /cache
    9. Membuat directory cache
      squid -z

      langsung tekan [enter] jika saat bikin directory selesai, ciri-cirinya sudah tidak ada gerakan.

    10. Sekarang kita restart ubuntu
      reboot

       

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *