Installasi dan Setting BIND 9 di Windows XP
Download Programnya disini
Setelah proses download selesai, ekstrak file zip hasil download ke sembarang folder lalu jalankan file ‘BINDInstall.exe’. Pada target directory defaultnya adalah : C:\WINDOWS\system32\dns. Jika anda masih awam, disarankan untuk menggunakan defaultnya saja. Isi kolom service account password dan confirm service account password. Biarkan pilihan option seperti apa adanya (default) dan tekan tombol install. Installer akan membuat service baru dengan nama ISC BIND dan membuat folder bin dan etc pada target directory.

Pada folder etc copykan file BIND template yang bisa di download disini.
File2 template tersebut adalah :
named.conf
rndc.key
named.ca
basiczone.com.zone
127.0.0.rev
Selanjutnya kita akan edit file2 template tersebut. Gunakan editor teks seperti notepad atau wordpad atau tools teks editor lainnya, Kalau saya menggunakan notepad++.
1. named.conf
Kita harus memberitahu BIND dimana file zone kita akan di simpan. Ganti tulisan “/var/name” pada baris 16, spt di bawah ini:

Dengan path dimana folder etc berada, apabila saat install target directory tidak dirubah, defaultnya adalah :

dengan asumsi C:WINDOWS adalah windows directory. Sekarang scroll kebawah ke baris 128, yaitu Zone Configuration, ganti pada “basiczone.com” dan Reverse zone:

dengan domain yang akan kita host di server. Misalkan nama domainnya adalah : cakkeen, maka akan menjadi seperti ini :
ganti dengan Public IP Address yang kita dapat dari ISP, misalkan ip nya adalah 111.222.33.444 maka jadinya akan seperti ini :
mengapa kok digit terakhir 444 nggak diikutkan?, karena disini kita membuat sebuah reverse zone file untuk semua ip address yang bermula dengan 11.22.33. tutup dan simpan file named.conf. Sekarang kita selesai mengkonfigurasi file named.conf, sekarang kita akan lanjut untuk setup file domain dan reverse ip zone. rename file basiczone.com.zone ke cakkeen.zone
rename file 127.0.0.rev ke 11.22.33.rev

2. cakkeen.zone
Buka file cakkeen.zone
Kolom 1 berisi @, ns1, ns2, www, mail.
Kolom 2 berisi SOA, NS, MX, A.
Kolom 4 berisi keterangan untuk kolom 1,2 dan 3
Nah yang dimodifikasi adalah pada kolom 3. Ganti semua ip 127.0.0.1 s/d 127.0.0.4 dengan public ip address kita seperti diatas yaitu : 111.222.33.444

Sekedar catatan, ns1 dan ns2 yang tercatat di registrar pada saat daftar domain haruslah ns1.cakkeen dan ns2.cakkeen. setting MX record berasumsi bahwa email server kita adalah mail.cakkeen. Apabila kita ingin diganti ‘webmail’ misalnya, ganti setting :
@ mx 10 mail;
menjadi :
@ mx 10 webmail;
Tutup dan simpan file cakkeen.zone
Kemudian rename file 127.0.0.rev dengan 11.22.33.rev

  1. 111.222.33.rev

Buka file 111.222.33.rev
Disini akan setting PTR record untuk 4 public ip address, karena saat ini diasumsikan kita hanya punya 1 public ip saja, maka hapus baris ini :

dan ganti dengan :

Tutup dan simpan file 111.222.33.rev
Pada bagian ini semua setting telah selesai dilakukan. Saatnya untuk start service dengan cara :
Control Panel  Administrative Tools  Services  ISC BIND  Start
Apabila pada saat starting service dan timbul error seperti ini:

Coba cek pada dos prompt, caranya:
Start  Run  ketik CMD (enter)
Kemudian Pindah k directory “c:windowssystem32dnsbin” dg cara ketik:
cd c:windowssystem32dnsbin [enter]

kemudian ketikkan perintah named-checkconf.exe
Coba cek lagi settingan pada named.conf dan file lainnya seperti diatas apa sudah benar.
Bisa juga penyebabnya adalah service account nya harus di set sebagai administrator, caranya :
Control Panel->Administrative Tools->Computer Management->Local Users and Groups->Users
Pada tab Member of, add sebagai administrator.
Apabila service bisa berjalan lancar, artinya 99% persen sudah berhasil hehehe.
Sekarang kita test DNS server kita dengan tool DNS Crawler di :
http://www.dollardns.net/cgi-bin/dnscrawler/index.pl
Isikan pada kolom server dengan ip kita yaitu 111.222.33.444, pada kolom name, isikan domain kita yaitu cakkeen, dan pada kolom type isikan : AXFR, dan klik send query. Apabila suskses, akan tampil result hasil query dari DNS Server yang telah kita setup. Apabila ada keterangan error, silahkan cek lagi semua settingan konfigurasi diatas apakah sudah sesuai.
Selamat berexperimen…..
Jika anda ingin menggunakannya di Jaringan local.
Anda bisa mengganti ip tsb dengan IP Local anda, misal 192.168.1.1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *